Sunny yang sedang asyik menonton televisi, segera bangkit dari tempat dudukya dan berjalan menuju pintu masuk ketika seseorang membunyikan bel.
Jooyeon berdiri dibalik pintu, menunggu seseorang membukakan pintu untuknya. Tidak lama, Sunny muncul di balik pintu dan menatap Jooyeon dingin.
“ Sunny!! Aku sangat rindu padamu!” Jooyeon memeluk erat Sunny.
“ Lepaskan aku!” Sunny berusaha melepaskan pelukan Jooyeon padanya.
Dengan perlahan Jooyeon melepaskan pelukannya, dan tersenyum penuh maksud pada Sunny, “ Kau sama sekali tidak berubah.” Lanjutnya sambil menepuk-nepuk pundak Sunny. Sedangkan Sunny tetap diam, tidak memperdulikan.
“ Ini.” Jooyeon menyodorkan sebuah paper bag pada Sunny.
“ Apa ini?” Sunny hanya melihat paper bag itu tanpa menyentuhnya.
“ Oleh-oleh.” Jooyeon kembali tersenyum.
Tapi Sunny masih tidak bergeming.
Jooyeon yang tidak sabar, langsung menarik tangan Sunny dan memberikan paper bag itu padanya.
“ Sudahlah, ambil saja.” Lanjut Jooyeon dan mulai berjalan masuk kedalam rumah.
“ Yaaa!! Siapa yang mempersilahkanmu untuk masuk!!!!” Teriak Sunny, tapi Jooyeon tetap berjalan masuk.
Jooyeon duduk di sofa yang ada ditengah ruangan, dan mulai berteriak memanggil Joongki, “ Oppa!! Aku datang!”
Beberapa saat kemudian pintu kamar Joongki terbuka, dan benar saja Joongki keluar dari sana.
“ Jooyeon, sedang apa kau disini?” Tanya Joongki sedikit kecewa melihat kehadiran Jooyeon.
Jooyeon langsung berlari mendekati Joongki dan memeluknya. “ Aku sangat merindukanmu, Oppa.” Keluh Jooyeon, “ saat berada disana aku selalu mengingatmu.” Lanjutnya dengan manja.
Jooyeon melepaskan pelukannya dan mulai merengkuh wajah Joongki. Perlahan dia mendekatkan wajahnya, bersiap untuk mencium Joongki.
Saat itu Sunny muncul dari arah pintu rumah, dan melihat apa yang sedang dilakukan Joongki dan Jooyeon. Sunny mendengus kesal dan berjalan masuk ke kamarnya.
Joongki terkejut melihat kehadiran Sunny, dan buru-buru mendorong Jooyeon menjauh. Tapi tetap saja, Sunny sudah melihat semuanya. Joongki tahu pasti, Sunny akan marah besar padanya.
Tidak lama kemudian, Sunny kembali keluar dari kamarnya. Tapi kali ini dia berpakaian rapi. Sepertinya dia akan pergi keluar..
Joongki yang sadar, langsung menghentikan pembicaraannya dengan Jooyeon, dan fokus melihat ke arah Sunny. “ Kau mau kemana?” tanya Joongki.
Sunny tidak menjawab, dan berlalu pergi.
Joongki mengejar Sunny dan menahannya. “ kau mau kemana?” Joongki kembali mengulang pertanyaannya.
“ Bukan urusanmu.” Tergambar jelas kemarahan di wajah Sunny.
“ Lepaskan aku.” Lanjut Sunny dan menatap tajam kearah Joongki.
Joongki yang tidak mau membuat Sunny bertambah marah langsung melepaskan genggaman tangannya dan membiarkan Sunny pergi.