~Dharma datang ke Chanakya, saat itu Chanakya sedang memegang ular di tangannya,
Chanakya: "kau ke sini?"
Dharma: "aku telah melakukan hukuman untuk hari ini jadi aku datang ke sini"
Chanakya: "maafkan aku, kau melakukan semua ini karena aku"
Dharma: "tidak, itu adalah takdirku"
Chanakya: "ular ini sangat beracun, dia dapat membunuh siapa pun, tenanglah"
Dharma: "bagaimana aku bisa tetap diam, Ashoka sedang dekat dengan kebenaran"
Chanakya: "kebenaran tidak bisa disembunyikan terlalu lama dan Ashoka berada pada jalan kebenaran, ia akan segera menemukan kebenaran"
Dharma: "saat ini tidak baik, aku ingin menceritakan kebenaran tentang ayahnya..."
tiba-tiba ular tersebut menggigit Chanakya,
Dharma: "apa kau baik-baik saja?"
Chanakya: "sebelum ular ini dapat membunuhku, aku telah mengambil racun darinya, aku akan melakukan yang sama dengan musuh-musuh Magadha, sebelum mereka dapat menyakiti kau dan Ashoka, aku akan membuat mereka tidak berdaya"
Dharma: "aku melihat ketidaksabaran di mata Ashoka hari ini, ia akan mencari putra yang mulia Bindu dan dia tidak tahu bahwa dia adalah putra satu-satunya"
Chanakya: "ini adalah takdir yang kita mencoba untuk menemukan kebenaran tapi akan terungkap pada waktunya".
~Niharika membakar beberapa kayu,
Noor: "apa yang kau lakukan?"
Niharika: "aku membakar tubuh kau, Helena dan Khurasan"
Helena: "apa yang terjadi padamu?"
Noor: "jika ada yang melihat kita bersama seperti ini maka akan menjadi masalah"
Niharika: "kalian semua mencemaskan tentang hal-hal kecil dan tidak bisa melihat badai yang datang, jika putra Bindu datang, saat itu ibunya Dharma akan datang juga, maka kalian semua akan tertangkap dan jika kalian terjebak dalam semua ini maka aku tidak akan bergerak kembali untuk mengatakan yang sebenarnya pada Bindu, aku tidak akan meninggalkan siapa pun"
Helena: "Ashoka tidak tahu apa-apa, aku telah bertanya pada Bindu"
Niharika: "jangan menganggap Ashoka anak biasa, jika dia bisa memaksa aku untuk memilih jalan damai maka dia bisa melakukan apapun, aku mendengarkan pembicaraannya dengan Ahenkara, dia mengirim pesan kepada warga desa, menurutnya putra Bindu akan datang"
Khurasan: "tidak akan terjadi seperti itu, kali ini aku akan membunuh Dharma dan anaknya dengan tanganku".
~Ashoka sedang melakukan push-up, Chanakya datang ke sana dan tersenyum,
Chanakya: "kau lulus dari ujianmu, sekarang Niharika berpikir bahwa kau mengetahui rahasianya, sampai sekarang dia pasti mengatakan pada Khurasan bahwa segera putra Dharma akan bertemu denganmu sehingga Khurasan akan mengawasimu, dia akan bertanya dengan siapa kau berbicara, siapa yang kau temui, dan lain-lain, kita akan mengambil keuntungan dari itu, kita akan menipu Khurasan, kita akan membuat dia berputar-putar, ini akan menjadi akhir dari dirinya"
Ashoka: "ibuku banyak berlari karena Khurasan, sekarang waktunya untuk berlari, dia akan menanggung lagi yang ibuku alami".
~Dharma sedang bekerja keras sebagai bagian dari hukuman, dia lelah tapi terus bekerja, sebuah kendi bergantung di atap ruangan dan talinya akan putus, Dharma sedang bekerja di bawahnya, kendi itu jatuh ke Dharma tapi seseorang menangkap kendi itu sebelum menimpah Dharma, dia adalah Ahenkara yang menyelamatkan Dharma, Ahankara tersenyum padanya,
Prajurit: "apa yang kau lakukan di sini?"
Ahankara: "aku datang untuk membantunya"
Prajurit: "itu seperti penghinaan bagi seorang putri, jangan membantu pelayan ini"
Ahenkara: "seperti penghinaan jika kau memerintahkan aku apa yang harus dilakukan, pergilah"
Prajurit pergi,,
Dharma: "dia benar, kau seorang putri"
Ahenkara: "jika aku bukan seorang putri maka kau tidak akan menyelamatkanku dari Sushima? jika aku mengatakan pada Bindu kebenaran tentang Sushima maka dia akan menghukum Sushima, dan bukan kau, kau sudah mendapat hukuman ini karena menolong aku"
Dharma: "ini adalah tugasku dan aku akan mendapatkan kedamaian dengan melakukannya"
Ahenkara: "mengapa kau ingin aku berada jauh dari perdamaian ini?"
Ahankara membersihkan lantai dengan air, mengambil sapu, mereka berdua mulai membersihkan lantai bersama-sama,
Ahenkara: "kau mengatakan bahwa kau akan mendapatkan kedamaian dengan melakukan tugasmu, aku ingat temanku, Ashoka, kau memiliki pemikiran yang sama seperti dia, karena Ashoka, aku tidak kehilangan kekuatanku untuk berada di istana ini, aku melakukan kesalahan padanya tapi dia malah membela ku, aku tidak dapat menemukan seorang teman seperti dia"
Dharma tersenyum bangga.
~ มาเพื่อธรรม Chanakya Chanakya ได้จับพญาในมือChanakya: "คุณนี่"ธรรม: "ผมมีการทำโทษสำหรับวันนี้ก็เลยมาที่นี่"Chanakya: "ผมขออภัย คุณต้องทำทั้งหมดนี้เนื่องจากฉัน"ธรรม: "ไม่ นั่นคือชะตากรรมของฉัน"Chanakya: "งูเป็นมากพิษ เขาสามารถฆ่าคน ได้ยัง"ธรรม: "ฉันจะรักษาสภาพ อโชก้ากำลังใกล้ความจริง"Chanakya: "ไม่สามารถซ่อนความจริงนานเกินไป และอโชก้าได้มาจริง เขาจะพบกับความจริง"ธรรม: "ช่วงเวลาที่ไม่ดี อยากจะบอกความจริงเกี่ยวกับพ่อของเขา..."ทันทีงูกัด Chanakyaธรรม: "เป็นคุณ Alright"Chanakya: "ก่อนงูนี้ฆ่าฉัน ได้พิษจากมัน ฉันเหมือนกับศัตรูของแคว้นมคธ ก่อนที่พวกเขาสามารถทำร้ายคุณและ Ashoka ฉันจะให้อำนาจ"ธรรม: "ผมเห็นหงุดหงิดตาอโศกวันนี้ เขาจะพบบุตรรุ่งโรจน์ของ Bindu และเขาไม่รู้ว่า เขาเป็นบุตรเท่านั้น"Chanakya: "เป็นจุดหมายปลายทางที่เราพยายามค้นหาความจริง แต่จะถูกเปิดเผยใน เวลานี้"~ Niharika เขียนไม้บางนูร์: "จะทำอะไร"Niharika: "เขียนตัวคุณ เฮเลนาและ Khurasan "เฮเลนา: "เกิดอะไรขึ้นกับคุณหรือไม่"นูร์: "ถ้าใครเห็นเราเข้าด้วยกันเช่นนี้ แล้วมันจะมีปัญหา"Niharika: "kalian semua mencemaskan tentang hal-hal kecil dan tidak bisa melihat badai yang datang, jika putra Bindu datang, saat itu ibunya Dharma akan datang juga, maka kalian semua akan tertangkap dan jika kalian terjebak dalam semua ini maka aku tidak akan bergerak kembali untuk mengatakan yang sebenarnya pada Bindu, aku tidak akan meninggalkan siapa pun"Helena: "Ashoka tidak tahu apa-apa, aku telah bertanya pada Bindu"Niharika: "jangan menganggap Ashoka anak biasa, jika dia bisa memaksa aku untuk memilih jalan damai maka dia bisa melakukan apapun, aku mendengarkan pembicaraannya dengan Ahenkara, dia mengirim pesan kepada warga desa, menurutnya putra Bindu akan datang"Khurasan: "tidak akan terjadi seperti itu, kali ini aku akan membunuh Dharma dan anaknya dengan tanganku".~Ashoka sedang melakukan push-up, Chanakya datang ke sana dan tersenyum,Chanakya: "kau lulus dari ujianmu, sekarang Niharika berpikir bahwa kau mengetahui rahasianya, sampai sekarang dia pasti mengatakan pada Khurasan bahwa segera putra Dharma akan bertemu denganmu sehingga Khurasan akan mengawasimu, dia akan bertanya dengan siapa kau berbicara, siapa yang kau temui, dan lain-lain, kita akan mengambil keuntungan dari itu, kita akan menipu Khurasan, kita akan membuat dia berputar-putar, ini akan menjadi akhir dari dirinya"Ashoka: "ibuku banyak berlari karena Khurasan, sekarang waktunya untuk berlari, dia akan menanggung lagi yang ibuku alami".~Dharma sedang bekerja keras sebagai bagian dari hukuman, dia lelah tapi terus bekerja, sebuah kendi bergantung di atap ruangan dan talinya akan putus, Dharma sedang bekerja di bawahnya, kendi itu jatuh ke Dharma tapi seseorang menangkap kendi itu sebelum menimpah Dharma, dia adalah Ahenkara yang menyelamatkan Dharma, Ahankara tersenyum padanya,Prajurit: "apa yang kau lakukan di sini?"Ahankara: "aku datang untuk membantunya"Prajurit: "itu seperti penghinaan bagi seorang putri, jangan membantu pelayan ini"Ahenkara: "seperti penghinaan jika kau memerintahkan aku apa yang harus dilakukan, pergilah"Prajurit pergi,,Dharma: "dia benar, kau seorang putri"Ahenkara: "jika aku bukan seorang putri maka kau tidak akan menyelamatkanku dari Sushima? jika aku mengatakan pada Bindu kebenaran tentang Sushima maka dia akan menghukum Sushima, dan bukan kau, kau sudah mendapat hukuman ini karena menolong aku"Dharma: "ini adalah tugasku dan aku akan mendapatkan kedamaian dengan melakukannya"Ahenkara: "mengapa kau ingin aku berada jauh dari perdamaian ini?"Ahankara membersihkan lantai dengan air, mengambil sapu, mereka berdua mulai membersihkan lantai bersama-sama,Ahenkara: "kau mengatakan bahwa kau akan mendapatkan kedamaian dengan melakukan tugasmu, aku ingat temanku, Ashoka, kau memiliki pemikiran yang sama seperti dia, karena Ashoka, aku tidak kehilangan kekuatanku untuk berada di istana ini, aku melakukan kesalahan padanya tapi dia malah membela ku, aku tidak dapat menemukan seorang teman seperti dia"Dharma tersenyum bangga.
การแปล กรุณารอสักครู่..
